Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Cara Sederhana Cegah Keriput Saat Tidur

Penuaan dini ditandai dengan munculnya keriput lebih cepat. Tak perlu melakukan perawatan kulit mahal untuk mencegahnya, melainkan cukup dengan mengatur pola tidur.

Ketahui empat trik menangkal keriput saat tidur, seperti diberitakan dari modernmom.com:

1. Tidur cukup Pastikan Anda selalu tidur sukup. Saat tidur adalah waktu di mana sel-sel tubuh yang rusak melakukan perbaikan, termasuk sel kulit. Jika Anda kurang tidur, perubahan akan sangat terlihat pada kulit wajah Anda. Ketika kurang tidur, tubuh juga melepaskan hormon kortisol yang bisa merusak sel kulit. Ini membuat keriput pada wajah makin terlihat. 2. Tidur telentang Tidurlah dengan posisi telentang. Jika Anda tidur menyamping atau tengkurap, kulit akan cenderung bergesekan dengan sarung bantal dan memicu tumbuhnya kerutan. Dengan tidur telentang, Anda dapat mencegah gesekan sehingga kesehatan kulit terjaga. 3. Suhu jangan terlalu dingin Jika ruangan tidur Anda berpenyejuk, pastikan suhunya tidak terlampau dingin. Itu bisa membuat kulit menjadi kering. Kondisi kulit yang kering akan membuatnya lebih mudah keriput. Sebaiknya, pasang suhu normal untuk ruangan saat tidur. 4. Gunakan krim malam atau antikeriput Anda bisa menggunakan krim antikeriput yang mengandung retinoid, berdasarkan rekomendasi American Society For Dermatologic Surgery. Senyawa ini bisa meningkatkan produksi kolagen untuk mengembalikan elastisitas kulit. Selain mencegah keriput, kulit pun lebih lembut. Penggunaan krim mengandung retinoid sebelum tidur, membuat kulit menyerap senyawa bermanfaat sepanjang malam.

Ingin Sembuh Dari flu Tanpa Obat, Kumur Air Garam

Banyak cara dilakukan untuk mencegah virus flu. Sebagian besar orang mengonsumsi jus jeruk atau makanan berkuah hangat saat gejala flu mulai menyerang. Jika Anda tidak ingin tergantung dengan obat-obatan saat terserang flu, ada cara efektif dan mudah untuk mengatasinya: berkumur dengan air garam. Saat flu menyerang, tenggorokan biasanya terasa gatal dan nyeri. Berkumur dengan air garam bisa mengurangi gejala tersebut. Hidung atau pernapasan yang tersumbat yang sering muncul juga bisa diatasi dengan berkumur air garam. "Larutan garam ternyata dapat menarik cairan berlebih pada jaringan yang meradang di tenggorokan, sehingga membuat rasa sakit kurang," kata Dr Philip T Hagen, dari 'Mayo Clinic Book of Home Remedies', seperti diberitakan dari New York Times.

Dr Hagen juga mengatakan, berkumur air garam bisa mengendurkan lendir yang kental dan dapat menghilangkan iritan seperti alergen, bakteri dan jamur dari tenggorokan.

Diberitakan dari NY Times, larutan garam dapur bersifat menarik cairan sehingga bisa mengeluarkan kelebihan cairan di daerah tenggorokan yang mengalami radang. Bukan hanya akan mengurangi radang, garam juga akan meredakan rasa sakit yang ditimbulkannya.

Penelitian yang dipublikasikan The American Journal of Preventive Medicine, 2005, ini, peneliti melibatkan hampir 400 partisipan. Peneliti merekam kondisi kesehatan mereka selama 60 hari pada musim dingin, sejak sehat.

Sejumlah partisipan yang mengalami flu diminta berkumur tiga kali sehari dengan air garam. Kelompok yang secara teratur berkumur air garam terbukti mengalami penurunan tingkat infeksi saluran pernapasan atas hingga 40 persen.

Menurut penelitian, berkumur air garam bermanfaat menurunkan gejala bronkial. Ini memperkuat penelitian lain yang menemukan bahwa berkumur air garam membantu mengatasi sakit tenggorokan dan penyumbatan.

Untuk hasil terbaik, menurut tim dari Mayo Clinic, larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas penuh air hangat. Lalu, berkumurlah dengan larutan itu selama beberapa detik.

Seperti termuat dari laman detikhealth, penelitian tersebut pernah dipublikasikan dalam terbitan The American Journal of Preventive Medicine pada tahun 2005.

Sementara untuk hasil terbaik, para ahli dari Mayo Clinic menyarankan agar setengah sendok teh dilarutkan dalam secangkir penuh air hangat.

Gunakan untuk berkumur selama beberapa detik sebelum dikeluarkan, lakukan sebanyak 3 kali sehari. Bila tidak suka dengan rasa yang terlalu asin, garam bisa diganti dengan lemon atau madu. Khasiatnya sama dan tidak perlu dikeluarkan, bisa langsung ditelan setelah berkumur.

Dalam sebuah penelitian secara random tahun 2005, para ahli mengamati 400 orang sehat selama 60 hari di musim flu . Sebagian partisipan diminta berkumur tiga kali sehari. Di akhir studi, kelompok yang berkumur memiliki risiko terkena infeksi saluran pernapasan atas berkurang 40 persen dibanding dengan orang yang tidak berkumur.

Selain mengurangi risiko infeksi, berkumur dengan garam juga terbukti mampu membuat gejala batuk lebih ringan. Penelitian lain menyebutkan, berkumur juga membantu mencegah hidung tersumbat.

Untuk hasil terbaik, larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur selama beberapa detik.

Merokok Rusak Sel dalam Hitungan Menit

Beberapa hisapan pertama rokok dalam hitungan menit dapat menyebabkan kerusakan sel yang memicu kanker. Dalam hasil penelitiannya, sekelompok ilmuwan AS mengatakan, "efeknya sangat cepat seperti menyuntikkan cairan langsung ke aliran darah." Penelitian yang mereka lakukan itu merupakan yang pertamakalinya melacak bagaimana zat yang terkandung dalam rokok bisa menyebabkan kerusakan DNA. Hasil penelitian ditampilkan dalam jurnal Chemical Research in Toxicology terbitan American Chemical Society. Dengan meneliti 12 relawan perokok, para ilmuwan melacak polutan yang disebut PAHs (polycyclic aromatic hydrocarbons), yang terkandung dalam asap tembakau dan dapat ditemui di tanaman yang terbakar dan makanan yang dipanggang. Mereka melacak satu jenis tertentu, yaitu phenanthrene yang ditemukan di dalam asap rokok, melalui darah. Ditemukan bahwa di dalam darah zat itu membentuk racun yang dapat merusak DNA sehingga mengalami mutasi dan menyebabkan kanker. Jumlah racun langsung terbentuk dalam jumlah banyak hanya 15-30 menit setelah rokok dihisap. Kanker paru-paru membunuh sekitar 3.000 orang setiap harinya di dunia, 90% di antaranya terkait dengan kebiasaan merokok.

Cara Alami Hilangkan Komedo Tanpa Pencet

Munculnya komedo di wajah seringkali memicu krisis percaya diri. Titik-titik hitam atau putih penyumbat pori-pori ini tak jarang membuat wajah terlihat kotor dan kusam. Komedo memang sangat menyebalkan. Untuk menghilangkannya, jangan biasakan anda memencetnya! sebab selain kulit jadi merah, dapat juga membuat pori- pori anda jadi membesar. Komedo merupakan bibit jerawat, sebelum bakteri masuk ke pori-pori kulit dan memicu peradangan atau infeksi. Facial di klinik kecantikan seringkali diandalkan untuk mengangkat komedo dengan sempurna.

Membasmi komedo memang bukan hal mudah. Namun, Anda bisa melakukan perawatan untuk mencegah timbulnya komedo di wajah. Berikut sejumlah tips pencegahan yang bisa Anda coba di rumah, seperti diberitakan dari laman Times of India.

Lembabkan wajah dengan menerapkan kain basah hangat selama 15 menit setiap malam. Ini cara ampuh untuk membantu melepaskan sel kulit mati, kotoran, dan partikel lainnya yang menyumbat pori-pori. Namun, setelahnya jangan lupa menyuci kain dengan air mendidih untuk mematikan kuman dan bakteri yang menempel.

Cara lain adalah membuat larutan air jeruk nipis, minyak almond dan gliserin. Oleskan ramuan ini pada wajah untuk mengusir komedo dan bintik-bintik penyumbat pori-pori di wajah. Hindari penggunaan kosmetik krim dan berminyak, karena dapat memicu pertumbuhan komedo di wajah.

Untuk pembersih, pilih yang lembut untuk kulit rentan jerawat. Hindari penggunaan masker mengandung mint, peppermint atau bahan iritasi lain, terutama untuk kulit berminyak.

Yang terpenting, jangan nekat mengeluarkan paksa komedo dengan memencet sendiri di rumah. Ini potensial memicu infeksi dan jerawat. Berikut ini ada resep peel off mask dari gelatin yang mungkin bisa membantu Anda menyapu bersih komedo yang menyebalkan dan mengganggu anda: 1. Pertama sediakan satu sendok makan bubuk gelatin (bisa dibeli di pasar swalayan), dua sendok makan susu cair dingin, satu butir putih telur. Setelah semua tersedia campur susu cair dingin dengan bubuk gelatin dalam panci kecil, setelah tercampur rata panaskanlah di atas api kecil. Bubuk gelatin akan meleleh dan bersatu dengan susu. Hati-hati jangan sampai menggumpal ! 2. Setelah meleleh, diamkan sampai terasa hangat. Masukkan putih telur lalu aduk rata. Ingat, adonan harus cukup dingin supaya putih telur tidak menjadi matang tapi juga jangan terlalu dingin karena akan membeku. 3. Setelah semuanya selesai, segera oleskan adonan tadi ke wajah (kecuali area seputar mata dan bibir). Untuk memudahkan pemakaian, gunakanlah kuas agar lapisannya merata. Oleskan sekali lagi supaya masker merekat kuat. 4. Berbaringlah selama kurang lebih 30 menit atau hingga adonan terasa kering dan mengencang, lalu tariklah mulai dari dagu ke arah atas secara perlahan. 5. Setelah semua terkelupas, basuhlah wajah menggunakan air hangat dan bubuhkan pelembap sesudahnya. 6. Perhatian cara ini tidak dianjurkan bagi kulit yang berjerawat, jenis kulit kering dan sensitif karena bisa mengakibatkan kondisi kulit bertambah kering atau menimbulkan iritasi akibat tarikan masker.

Rahasia Terbaru Kesehatan :Lima Menit di Tempat Hijau

London - Lima menit saja olah raga sehari di tempat terbuka dapat meningkatkan kesehatan mental, demikian hasil satu studi yang disiarkan Sabtu. Mungkin, perlu dorongan dari pemerintah agar makin banyak orang menghabiskan waktu di taman dan kebun. Beberapa peneliti di University of Essex mendapati bahwa hanya lima menit "kegiatan hijau" seperti berjalan, berkebun, bersepeda atau menanam pohon dapat mendorong semangat dan penghargaan diri. "Kami percaya bahwa akan ada banyak potensi manfaat bagi semua orang, masyarakat dan bagi biaya layanan kesehatan jika semua kelompok manusia melakukan lebih banyak pengobatan diri dengan berolah raga di tempat hijau," kata Barton di dalam satu pernyataan mengenai studi itu, yang disiarkan di jurnal Environmental Science & Technology. Banyak kajian telah memperlihatkan bahwa berolah raga di tempat terbuka dapat mengurangi resiko sakit mental dan meningkatkan rasa sehat, tapi Jules Pretty dan Jo Barton, yang memimpin studi tersebut, mengatakan setakat ini tak seorang pun mengetahui berapa waktu yang perlu diluangkan dalam berolah raga di tempat hijau agar manfaatnya terlihat. Barton dan Pretty mengkaji data dari 1.252 orang dengan status kesehatan mental, jenis kelamin, dan usia yang berbeda, yang diambil dari 10 studi yang ada di Inggris. Mereka menganalisis kegiatan seperti berjalan, berkebun, bersepeda, memancing, mendayung, menunggang kuda dan menanam pohon. Mereka mendapati bahwa perubahan kesehatan terbesar terjadi pada pemuda dan orang yang menderita sakit mental, kendati orang dari semua usia dan kelompok sosial juga menikmati manfaatnya. Dampak positif yang paling besar pada penghargaan diri muncul dari dosis lima menit "olah raga di tempat hijau". Semua lingkungan hidup alamiah bermanfaat, termasuk taman di kota kecil atau besar, kata mereka, tapi daerah hijau dengan air tampaknya memiliki dampak yang lebih positif.

Jangan Remehkan Anemia

Sering merasa pusing dan pandangan berkunang-kunang? Itu adalah dua di antara beberapa gejala anemia atau kurang darah. Seringkali, karena gejalanya ringan banyak wanita yang mengabaikan keluhan ini. Perlu Anda tahu, jika tidak diobati, masalah anemia dapat menjadi kondisi berbahaya yang memicu berbagai penyakit. Kebanyakan orang yang menderita anemia memiliki gejala sama, kelelahan, lemah, pusing, dan kulit pucat. Jaringan tubuh dari penderita penyakit kurang darah ini akibat pasokan oksigen untuk tubuh tidak ideal, sehingga menimbulkan tanda atau gejala yang menganggu aktivitas. Tapi jangan khawatir, ada cara untuk mencegah timbulnya masalah kurang darah, seperti dikutip All Women's Talk berikut ini: Perbanyak makanan kaya zat besi Zat besi bisa diperoleh dari makanan hewani dan sayuran. Contoh makanan kaya zat besi antara lain, tiram, hati, kerang, kalkun, sarden, udang, daging sapi, sereal, lentil, biji labu, dan kacang-kacangan. Kurangi minum teh dan kopi Studi menunjukkan, teh dan kopi menghambat penyerapan asupan zat besi dalam tubuh. Teh sangat tinggi tingkat polyphenolnya, sehingga menghambat penyerapan zat besi. Penurunan penyerapan zat besi bisa mencapai 70 persen jika konsumsi teh terlalu banyak, dan 40 persen akibat konsumsi kopi. Bahkan kopi pekat bisa mengurangi penyerapan zat besi sebesar 50 persen. Suplemen zat besi Dosis harian yang direkomendasikan untuk mengonsumsi suplemen zat besi untuk wanita berusia antara 14-18 tahun adalah 15mg. Sedangkan pada wanita usia 19-50 tahun, dosis ditambah 3mg. Pada wanita hamil dianjurkan konsumsi dosis lebih tinggi, antara 17-22mg, sementara ibu menyusui harus dikurangi sedikit menjadi 15mg. Dan, untuk wanita usia 50 tahun ke atas dianjurkan untuk mengonsumsi 8 mg sehari. Monitor siklus haid Wanita yang mengalami pendarahan berat selama siklus haid bisa menjadi anemia. Untuk itu, penting mengawasi siklus haid, karena perdarahan hebat bisa menyebabkan Anda kekurangan zat besi. Jika pendaharan terlalu banyak, dan menyebabkan lemas selama haid sebaiknya perbanyak makanan kaya zat besi, atau konsultasi ke dokter untuk menentukan dosis tepat suplemen yang akan dikonsumsi. Minum jus jeruk Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dengan baik. Jika tak suka mengonsumsi buah utuh, jus jeruk bisa menjadi sumber vitamin C yang baik untuk tubuh. Berhati-hati saat memasak makanan Memasak makanan terlalu matang dan menggunakan banyak air bisa mengurangi kandungan zat besi yang ada dalam sayuran dan bahan makanan yang Anda masak. Makin banyak air yang Anda gunakan untuk memasak makanan, makin banyak zat besi akan ada dalam air yang Anda buang. Usahakan mengolah makanan dalam suhu serendah mungkin agar nutrisi makanan tak hilang. Bayi juga bisa alami anemia

Tips Tulang Kuat dengan Tomat

Ini adalah cara enak untuk membuat tulang makin kuat sehingga kita akan terhindar dari risiko penyakit osteoporosis, yakni minum jus tomat setiap hari. Likopen, kandungan antioksidan dalam buah tomat, diyakini para ahli sebagai penyebab tulang bertambah kuat. Sebelumnya likopen sudah diketahui bermanfaat untuk mencegah kanker prostat pada pria dan juga mencegah penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada, para ahli meminta 60 orang wanita pasca menopause atau sekitar usia 50-60 tahun untuk menghentikan konsumsi produk tomat dari menu hariannya selama satu bulan. Ternyata hal ini meningkatkan kadar N-telopeptide dalam darah, yakni zat kimia yang dilepaskan tubuh dalam darah ketika ada tulang yang patah. Kemudian, selama empat bulan para responden penelitian diberikan jus tomat yang mengandung 15 mg likopen setiap hari, selain juga ditambah dengan 35 mg kapsul likopen. Sebagai kelompok kontrol ada responden yang mendapatkan kapsul plasebo. Hasilnya kadar N-telopeptide pada wanita yang minum jus tomat atau kapsul likopen menurun drastis. Namun manfaat itu tidak didapatkan oleh wanita yang mengonsumsi kapsul plasebo. Sebagai tindakan pencegahan, para ahli menyarankan konsumsi dua gelas jus tomat setiap hari. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Osteoporosis International.

Resiko Malas Minum Air Putih

Tidak sedikit orang yang malas minum air putih terutama di ruangan atau daerah dingin karena merasa tidak haus. Sebaiknya jangan turuti perasaan malas minum air putih karena tubuh yang akan menanggung akibatnya.
Air adalah komponen terbesar di dalam tubuh manusia. Kandungannya bervariasi sesuai usia. Kandungan air pada bayi 80 persen, orang dewasa sebesar 60 persen dan pada usia lanjut atau di atas 65 tahun sebesar 50 persen. Air juga merupakan zat gizi penting bagi kesehatan tubuh karena berperan sebagai pelarut, katalisator, pelumas, pengatur suhu tubuh serta penyedia mineral dan elektrolit. Banyaknya air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda tergantung pada ukuran tubuh orang tersebut dan apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya. Meski kebutuhan air tiap orang berbeda menurut Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, usahakan tubuh untuk mendapatkan pasokan air 6-8 gelas per hari (1,5-2 liter) untuk orang dewasa. Berikut akibat jika malas minum air putih seperti dilansir American College of Sports Medicine, Kamis (2/12/2010): 1. Ketika pasokan air minim tubuh akan mengalami kekurangan air atau dehidrasi. Dehidrasi ini menyebabkan cairan di otak akan menurun, asupan oksigen yang harusnya mengalir ke otak pun berkurang. Akibatnya, sel-sel otak menjadi tidak aktif dan berkembang, bahkan bisa menciut. 2. Komposisi otak terdiri atas cairan, dan ketika otak tidak mendapatkan asupan air yang cukup akan terjadi gangguan fungsi kognitif (kepandaian) di otak. Otak tidak bisa menjalankan fungsi normalnya lagi, terutama fungsi kognitif yaang akhirnya membuat seseorang menjadi lemot, gampang lupa, dan tidak konsentrasi. 3. Dehidrasi yang dialami tubuh bisa menyebabkan gejala mulai dari yang ringan dan sedang seperti lelah, haus, tenggorokan kering, badan panas, sakit kepala, air kencing pekat, denyut nadi cepat, hingga gejala berat seperti halusinasi dan kematian. 4. Rentan terkena infeksi kandung kemih karena bakteri tidak bisa keluar akibat kurang minum. Gejala infeksi kandung kemih ini bisa berupa suhu badan yang sedikit meningkat, rasa nyeri terutama saat akhir buang air kecil, perasaan ingin buang air kecil yang tidak dapat ditahan, nyeri tekan di atas tulang kemaluan. Kadang kala terdapat darah dalam urine. 5. Perempuan harus lebih banyak mengonsumsi air karena panjang saluran kemihnya lebih pendek dibanding laki-laki. Banyak minum air akan membantu bakteri keluar dari saluran kemih dan mengurangi risiko infeksi kandung kemih. 6. Kulit jadi kusam karena kurang minum membuat aliran darah kapiler di kulit juga tidak maksimal. 7. Kurang minum air putih bisa mengganggu fungsi ginjal karenanya air penting untuk mencegah batu ginjal. Dengan cukup air maka komponen pembentuk batu ginjal menjadi lebih mudah luruh bersama buang air kecil. (Detik.com)

Mitos Seputar Kesehatan Wanita

Mitos 1 : Menopause menghilangkan hasrat seks Serangan rasa panas (hot flashes) dan ketidaknyamanan lain akibat menurunnya hormon estrogen mungkin membuat gairah seksual seorang wanita menurun. Namun sebenarnya tidak ada kaitan langsung antara menopause dan gairah seksual. Penelitian yang dilakukan oleh Edward Laumann di tahun 1994 menunjukkan separuh dari responden perempuan yang berusia lebih dari 50 tahun mengaku melakukan seks beberapa kali dalam sebulan. Mitos 2: Kehamilan tak mungkin terjadi selama masa menstruasi Menurut Aaron Carroll dari Indiana University, sperma bisa bertahan seminggu dalam organ reproduksi wanita. Oleh sebab itu, sel sperma yang sabar menanti itu bisa langsung membuahi sel telur yang matang dan ini bisa terjadi setelah, atau bahkan selama fase luruhnya dinding rahim atau saat menstruasi. Tak heran bila banyak pasangan yang gagal mencoba metode kontrasepsi sistem kalender. Mitos 3: Antibiotik menghambat kerja pil KB Menurut Caroll tingkat kegagalan pil KB memang sekitar satu persen dan angka ini tak berubah meski pengguna pil KB mengonsumsi antibiotik. Daya kerja pil KB mungkin akan terhambat oleh rifampin, antibiotik yang diresepkan untuk penderita tuberkulosis. Rifampin dicurigai menurunkan kadar hormon yang terdapat dalam pil KB, namun ini pun masih perlu dibuktikan lewat penelitian lanjutan. Mitos 4: Pria dan Wanita butuh jam tidur sama Kurang tidur bukan hanya menyebabkan rasa stres tapi juga meningkatkan kadar insulin dan inflamasi. Penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa wanita yang tidur hanya lima jam atau kurang dalam sehari beresiko lebih besar mengalami hipertensi dibanding wanita yang tidur 7 jam atau lebih. Pada pria, tidak ditemukan gangguan kesehatan serupa. Mitos 5: Dokter bisa menilai wanita yang tidak perawan Secara kasat mata dokter tak akan bisa secara akurat membedakan mana wanita yang masih perawan dengan yang tidak. Meski begitu, perubahan fisik yang dialami para ibu pasca kehamilan dan persalinan akan terlihat dan dengan mudah membedakannya dari wanita yang belum pernah punya anak.

Sehat Dengan Makanan Yang Tepat

Akhir-akhir sering cepat lelah dan mudah terserang penyakit seperti influenza? Apalagi kala musim penghujan tiba, wah bisa segudang penyakit datang menghampiri silih berganti. Jika jawabannya “Ya”, jangan buru-buru mengkonsumsi suplemen penambah daya tahan tubuh. Mengapa? Karena konsumsi suplemen yang berlebihan dapat menyebabkan kerja ginjal semakin berat. Mungkin sekarang waktunya untuk mulai memperhatikan pola dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Apakah makanan tersebut hanya mencukupi kebutuhan kalori harian tubuh ataukah sekaligus bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh? Berikut adalah beberapa jenis makanan yang telah terbukti bermanfaat mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh : * Jamur kancing Masih ragu akan nilai gizi jamur kancing? Jangan! Karena selain kaya akan antioksidan, jamur kancing terkenal akan kandungan selenium yang terbukti menurunkan resiko terkena penyakit flu berat. Bahkan kandungan vitamin B-nya, yaitu riboflavin dan niasin, dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Studi ilmiah pun membuktikan bahwa jamur ini memiliki kemampuan sebagai antivirus, antibakteri dan antitumor. * Semangka Buah yang kaya dengan kandungan air ini ternyata mengandung glutathione yang telah terbukti dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Kandungan glutathione ini banyak terdapat pada daging buah yang dekat dengan bagian kulitnya. Jadi jangan berlebihan saat memisahkan kulit dengan daging buahnya. * Tiram Makanan yang berasal dari laut ini sudah lama dikenal sebagai afrodisiak alias pembangkit gairah seksual. Semua ini berkat kandungan zinc-nya yang ternyata juga bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan berperan dalam proses penyembuhan luka. Zinc juga terkait erat dengan kesuburan pria loh! Jadi, sangat tepat bila masakan tiram disuguhkan pada suami apalagi jika ada rencana untuk hamil. * Kubis Berbagai jenis ubis (termasuk di dalamnya kol putih, kol merah dan sawi putih) ternyata juga mengandung glutathione dan antioksidan. Ayo, jangan ragu untuk memasukkannya ke dalam menu masakan sehari-hari. * Brokoli Sayuran hijau bondol ini (istilah saya loh) juga mengandung glutathione. Beberapa studi ilmiah menunjukkan bahwa brokoli dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, brokoli juga mengandung vitamin A dan C. * Ubi jalar merah Sering dengar tidak banyak orang bilang kalau setelah makan ubi jalar kita akan sering buang gas perut (alias kentut)? Ternyata, ubi jalar merah itu kaya akan beta-karoten yang bermanfaat sebagai antioksidan. Selain itu, ubi jalar merah juga mengandung vitamin A yang berperan dalam mempelambat proses penuaan dan mampu mencegah perkembangan sel kanker. * Bayam Bayam cukup dikenal sebagai sumber zat besi. Selain itu, sayuran yang dikenal oleh anak-anak berkat film Popeye ternyata juga mengandung folat yang membantu tubuh dalam pembentukan sel-sel baru dan memperbaiki DNA. Kaya akan serat dan antioksidan seperti vitamin C membuat manfaat bayam semakin banyak. Dan yang penting, jangan mengolah bayam hingga terlalu matang karena akan mengurangi manfaatnya. * Bawang putih Bawang putih tentu tidak asing buat para ibu yang sering terjun ke dapur karena merupakan bagian dari kebanyakan resep masakan di Indonesia. Manfaat bawang putih segudang, termasuk peran pentingnya sebagai antioksidan untuk membantu sistem daya tahan tubuh. Bawang putih juga bermanfaat untuk memerangi H. pylori, bakteri penyebab luka lambung dan kanker perut. Biarkan 15-20 menit setelah dikupas dan dicincang untuk mengaktivasi enzim pengaktif daya tahan tubuh. Jenis makanan lain yang juga terbukti mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah elderberry, acai berry, kacang almond, jeruk besar (grapefruit), gandum, yoghurt, dan masih banyak lagi. Yuk, mulai sekarang cermati dulu kandungan dari bahan makanan yang akan digunakan untuk memasak. Pola makan yang sehat tentunya akan meningkatkan daya tahan tubuh dan menjauhkan kita dari penyakit. Seperti kata sebuah pepatah, “You are what you eat!”.

Batu Empedu - Diam, Namun Berbahaya

Batu Empedu, atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan Gallstone, bukan termasuk sebagai penyakit populer. Sebegitu tidak dikenalnya penyakit ini, sehingga terkadang orang meremehkannya. Terlebih ketika disadari, bahwa meski diketahui ada batu empedu, namun banyak yang tidak merasakan keluhan yang berarti. Apakah Batu Empedu itu? Batu Empedu adalah simpanan cairan pencernaan yang mengeras, yang terbentuk dalam kantong empedu. Kantong Empedu menahan cairan empedu yang disebut dengan ‘bile’ ini, yang seharusnya dikeluarkan ke usus halus. Lalu mengapa kantong empedu ini menahan ‘bile’? * apabila bile mengandung terlalu banyak kolesterol. Dalam keadaan normal, bile mengandung cukup cairan kimia yang akan memecah kolesterol yang dikeluarkan oleh hati. Namun apabila kadar kolesterol terlalu banyak, maka kolesterol tersebut akan mengkristal dan lama kelamaan akan membatu. Kolesterol yang ada di bile tidak mempunyai korelasi dengan kolesterol dalam darah. * apabila bile mengandung terlalu banyak bilirubin. Bilirubin terbentuk ketika tubuh memecah sel darah merah. Ada kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan hati membentuk terlalu banyak bilirubin, beberapa di antaranya adalah sirosis hati, infeksi saluran bilier, ketidaknormalan darah. * kantong empedu tidak benar-benar kosong. Jika saluran empedu tidak benar-benar kosong, maka bile akan terkonsentrasi dan lama kelamaan akan membentuk batu empedu. Orang yang mempunyai beberapa gejala adanya batu empedu, biasanya dilakukan operasi untuk membuang kantong empedu. Jika tidak terdapat tanda atau gejala, maka biasanya tidak dilakukan tindakan apapun. Meski terlihat sepele, namun batu empedu dapat menyebabkan berbagai komplikasi : * Peradangan pada kantong empedu. Batu empedu yang menyumbat di mulut kantong empedu dapat menimbulkan peradangan (cholecystitis) yang dapat menimbulkan rasa sakit dan demam. * Tertutupnya saluran empedu. Batu empedu dapat menutup saluran empedu di mana bile seharusnya mengalir dari kantong empedu ke usus halus. Tubuh akan menjadi kuning dan infeksi saluran empedu (cholangitis) akan muncul. * Tertutupnya saluran pankreas. Saluran pankreas adalah saluran yang menghubungan pankreas dengan saluran empedu. Cairan pankreas, yang merupakan zat penting untuk usus, mengalir melalui saluran pankreas. tersumbatnya saluran ini dapat mengakibatkan peradangan (pancreatitis). Pancreatitis dapat menyebabkan rasa sakit dan biasanya membutuhkan perawatan rumah sakit. * Kanker Kantong Empedu. Orang dengan riwayat batu empedu akan berisiko terhadap kanker kantong empedu. Meski jarang, namun risiko ini tetap ada.

Bilqis Akan Jalani Operasi Transplantasi Hati

Bilqis Anindya Passa,bayi berusia 17 bulan pengidap penyakit di mana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal(Athesia Bilier)segera menjalani operasi di RS Karyadi Semarang.Uang yang sudah terkumpul dari Gerakan Koin Cinta Untuk Bilqis sudah mencapai Rp.230 juta. “Insyallah Rabu(3/2/10) ini akan berangkat ke RS Karyadi untuk di operasi,”ujar ibunda bilqis Dewi Farida,kepada detikcom,senin (1/2/10). Kondisi Bilqis sendiri saat ini belum ada perubahan signifikan dari kondisi sebelumnya.Namun setelah menjalani terapi akupuntur yang rutin dijalaninya,kondisi fisik Bilqis lebih baik. Uang yang terkumpul dari Gerakan Koin Cinta Untuk Bilqis sudah mencapai 230 juta.Namun jumlah itu masih berupa uang yang masuk ke dalam rekening bank.”Kita belum menghitung dari semua posko yang ada,”tutur Dewi. Selain mendapat bantuan dari donatur,Bilqis juga mendapat bantuan dari departemen Kesehatan.Jika dana yang terkumpul untuk Bilqis berlebih dari dana yang di butuhkan,pihak keluarga akan membantu keluarga lain yang bernasib sama dengan Bilqis. “Ada yang sama kayak Bilqis.Penyakitnya kelainan hati,cirinya sama seperti Bilqis,tapi bukan Atresia Bilier.Kita bantu dia dan orang lain yang membutuhkan,”tutupnya”.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Belajar Ngeblog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger